Posts filed under 'Experiment'

Realtime h.264 transcoding using x264 and VLC

Transcoding on Dual Xeon 3.6 GHz (Dell Poweredge 1850), PAL DVD quality (720 x 576), Bitrate 1024 Kb:

:sout=#transcode{vcodec=h264,vb=1024,width=720,height=576,fps=25,venc=x264{me=dia,subme=1,analyse=none,bframes=1,b-adapt=none,chroma-me=none,merange=12,cabac=none},acodec=mp3,ab=96,channels=2,threads=4}

Result: Realtime encoding, near perfect quality, average cpu utilization: 82%.

10 comments March 7th, 2007

Skyvoice S282 Dualmode GSM/WiFi: My new phone

Hore! Akhirnya dateng juga pesenan HP dualmode GSM/WiFi dari Singapore. Sebenernya this HP is not mine, tapi merupakan salah satu barang pesenan kantor buat gua oprek. Nah ini dia tampilan dari HP S282 buatan Skyvoice Singapore.

Skyvoice S282

Ada beberapa alasan kenapa kita beli HP S282 ini. Yang pertama, HP ini dual mode GSM dan Wifi. Kita pengen nyoba gimana hybrid connection antara GSM dan WiFi. Yang kedua, HP ini udah support secara embedded untuk melakukan panggilan VoIP lewat protokol SIP. Kebetulan kantor gua lagi pengen ngembangin servis IP Voice alias VoIP. Jadi kita pengen testing how to deploy VoIP in wireless enivronment.

Selain itu, yang membuat lebih menarik, HP ini berbasis Linux OS. Sayangnya sepertinya belum beredar source code nya di internet buat kustomisasinya. Hiks hiks.

Melengkapi kecanggihannya, S282 juga dilengkapi dengan kamera 2 Megapiksel. Lumayan euy, urang ayeuna boga kamera digital :D Juga bisa dipasang memori tambahan MicroSD atau T-Flash. Displaynya juga udah touch screen :) .

S282 ini udah gua coba koneksi ke WiFi kantor dan terhubung ke VoIP server telenusa (voip.telenusa.net). Dan hasilnya lumayan menggembirakan. Dari segi kemudahan penggunaan jauh lebih enak dibandingkan kalau pakai mobile phone yang support Wifi terus diinstall SJPhone. Soalnya, kemaren gua baru nyobain VoIP pakai Dopodnya Ica yang gua installin SJPhone. Rada ribet. Kalo S282 karena VoIP supportnya udah embedded, lebih mudah dikonfigurasi. Proses transcode voicenya juga lebih mulus, karena prosesnya langsung ditangani firmwarenya.

Tapi S282 ini juga banyak sekali kelemahan-kelemahannya. Namanya juga barang baru. Dan Skyvoice juga masih pemain baru di dunia ponsel. Yang kerasa banget kekurangannya adalah di variasi aplikasi yang tersedia. Minim banget! Bahkan File Manager juga gak ada. Terus karena untuk konsumen Singapore, handwriting recognitionnya hanya untuk teks chinesse (traditional and simplified chinesse). Terus juga kemungkinan diinstalasi aplikasi luar sangat terbatas. Kemungkinan besar hanya bisa ditambah aplikasi berbasis Java doang. Sementara kalau mau nambah aplikasi non Java musti ngedit firmwarenya.
S282 juga sering ngehang gak jelas. Atau kadang-kadang ada servis aplikasi yang mati tiba-tiba. Kemaren sempat heran koq gak bisa terima atau ngirim SMS, terus akhirnya gua restart. Eh, begitu on langsung bisa kirim SMS lagi. So kemungkinan besar ada servis aplikasi yang menangani SMS yang mati tiba-tiba.

Harga jual S282 lumayan. Kantor gua beli lewat Corexindo seharga 2.75 juta rupiah. Kalau di Singapore dijual sekitar 500 dolar Singapore, dan udah dibundle paket dengan Linksys Wireless access point dan account VoIP di Skyvoice.

16 comments January 6th, 2007

Experiment with Skype

Skype adalah sebuah aplikasi messenger seperti halnya Yahoo Messenger, MSN Messenger, dan juga Google Talk. Dibandingkan dengan rivalnya yang lain, Skype memfokuskan diri pada layanan voice messengger ketimbang basis teks. Sehingga Skype lebih dikenal sebagai aplikasi VoIP peer-to-peer dibanding fungsi messengernya secara keseluruhan.

Skype dikembangkan oleh KaZaa mulai tahun 2003, dan saat ini sudah dirilis Skype client versi 2.5 Beta. Di dalam situsnya Skype mengklaim bahwa aplikasi VoIP nya ini mampu bekerja pada jaringan yang menerapkan NAT dan juga si tembok api (firewall). Saya sendiri telah mencoba menggunakan Skype dari jaringan ITB dengan IP lokal (IP 192.168.x.x) yang kemudian ditranslasi oleh komputer (IP 167.205.x.x) yang difungsikan sebagai router untuk melakukan panggilan suara ke rekan saya yang berada di Jakarta. Dan eksperimen tersebut berhasil dengan cukup memuaskan.

Tulisan ini merupakan rangkuman yang terdiri dari dua bagian, yaitu: 1. studi literatur, dan 2. eksperimen tahap awal terhadap Skype. Target dari eksplorasi ini sendiri yaitu untuk mengimplementasikan Skype atau protokol “seperti”-Skype buatan sendiri pada sebuah set-top box yang akan dikembangkan untuk mendukung layanan triple-play. Thanks juga buat Mia dan Citra (IF 2002) yang membantu dalam eksperimen tahap awal ini. :)

Studi Literatur

Protokol Skype merupakan protokol yang propietary sehingga tidak ada dokumen teknis resmi yang cukup rinci untuk memberikan gambaran menyeluruh terhadap protokol ini.

Teknologi jaringan Skype
Skype menggunakan teknologi peer-to-peer yang diadopsi dari sistem Kazaa yang menerapkan adanya Super-Node untuk meningkatkan realibilitas jaringan. Referensi studi mengenai jaringan peer-to-peer pada Skype dapat dilihat pada paper studi ini.

Teknologi Enkripsi
Skype menggunakan teknologi enkripsi AES yang biasa digunakan oleh lembaga-lembaga pemerintah Amerika untuk melindungi data yang sensitif. Kekuatan enkripsi yang digunakan Skype mencapai 256 bit.

Audio Codec
Untuk urusan audio/suara, Skype melakukan kerjasama dengan GlobalIPSound dalam pengembangan codecnya. Sebuah paper menyebutkan bahwa kemungkinan besar Skype menerapkan teknologi codec iLBC, iSAC, dan satu teknik pengkodean audio lainnya yang tidak diketahui. Dari studi pengamatan dan juga dari beberapa literatur yang lain, diakui bahwa kualitas pengiriman suara pada Skype jauh lebih baik dibandingan dengan Yahoo Messenger Voice. Codec pada Skype memungkinkan respons terhadap gelombang suara dari frekuensi 50 Hz sampau 8.000 Hz.

Eksperimen

Eksperimen pada tahap awal dilakukan dengan singkat dan sederhana untuk tujuan mengetahui hal-hal fundamental sebagai berikut:

  • Konsumsi bandwith dari sebuah sambungan satu-satu dan juga sambungan konferensi (3 atau lebih).
  • Karakteristik umum pengiriman paket data pada proses sambungan dari mulai panggilan, percakapan, sampai pemutusan sambungan.

Eksperimen ini hanya melibatkan 3 buah komputer dalam satu jaringan LAN yang terpasang aplikasi net-traffic untuk melihat lalu lintas pengiriman data.

Rangkuman dari proses eksperimen awal ini diperlihatkan pada gambar-gambar di bawah ini berikut penjelasan singkatnya:

Pertama-tama sebuah host utama yang terpasang aplikasi net-traffic melakukan panggilan untuk sambungan satu-satu ke sebuah host lain. Grafik trafik data pada proses inisialisasi sambungan ini diperlihatkan pada gambar dibawah ini:

Sambungan satu ke satu oleh pihak pertama

Kemudian setelah sambungan stabil dan proses komunikasi dua arah dilakukan, maka grafik trafik data dari sambungan yang telah stabil tersebut diperlihatkan pada gambar berikut ini….

Continue Reading 1 comment May 5th, 2006

Ringtone Realphonic Alhamdulillah

Kemarin baru nyoba melakukan encoding file mp3 ke format wav bitrate rendah. Sebenarnya sih pengennya bisa encoding ke file midi. Cuman setelah mencoba beberapa tools yang tersedia di internet, hasilnya kurang memuaskan terutama untuk file lagu yang dinyanyikan. Tapi kalau sekedar lagu instrumental, hasil konversi ke midi cukup menjanjikan.

Ini salah satu hasil coba-coba mengencoding dan menurunkan bitrate file mp3 dari nasyid Alhamdulillah - Opic feat Amanda. Saya potong supaya hanya nampil bagian refrain nya aja, sehingga durasi cuman 20 detik dan ukuran file cuman 162 Kb. So, cocok banget buat diupload di ponsel mid-end keluaran sekarang.

Bagi yang tertarik, silahkan download file alhamdulillah.wav disini.

File name: alhamdulillah.wav (Nasyid Alhamdulillah by Opic feat Amanda)
File type: wav mono 8 bit, sampling rate 8000 Hz
Duration: 20 s
Filesize: 162 Kb
Download here

Continue Reading 5 comments April 25th, 2006


PseudoRandom Pic

Siaware at jonas

Siaware at jonas

Calendar

July 2008
M T W T F S S
« Feb    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Posts by Month

Posts by Category

My Clouds

Meta